HA HA HA…..
Huft….Ternyata Alam Semesta tidak merestui jika Aisyah menjadi pasangan gue…
Why? Aisyah pacaran dengan temen sekelas gue sendiri. Sebut saja temen gue namanya J. Entah emang pacaran atau masih PDKT an gue juga gak tau.
Dari status J kayaknya sih udah pacaran.
Gue shock njir saat melihat status J, antara harus nangis atau seneng?
Cemburu? Mungkin. Sedih? Iya. Galau? Entahlah.
Tadi waktu mau berbuka, J update foto Aisyah, “Bukber sebelum pulkam”.
Saat liat status itu gue langsung “JLEB”. Tapi gue masih gak percaya, karena Aisyah terlihat beda di foto itu.
![]() |
| Sumpah. Ais keliatan beda di sini |
Jadi gue abaikan. Gue berfikir positif. Mungkin bukan Aisyah, dan gue ambil foto Aisyah di IG dan mencocokkannya. Gue bertanya ke teman gue, dan katanya sih beda.
Lalu, saat gue nongky di markas dengan teman gue. J update foto Aisyah lagi, dan fix itu memang foto Aisyah. Gue langsung mikir “Tadi emang Aisyah bukber bareng J”
![]() |
| Ini foto pernah dijadiin PP. Sory gue sensor, demi privasi. |
Dan gue pamit pulang ke teman gue. Karena gue bingung, gue mau lampiasin semuanya ke tulisan ini.
Mungkin karena gue udah melepaskan Aisyah makanya gue gak terlalu galau. Mungkin…tapi ada perasaan kecewa, tapi gue gak bisa mengungkapkannya.
Gue bingung dengan perasaan gue sendiri.
Au ah gelap.
Btw, setelah gue post ini TAU DEH MASA BODOH.
Keesokan harinya Aisyah WA gue. Dia minta maaf karena beberapa hari WA gue cuma di R aja. Dan terjadilah chattingan yang lumayan lama.
Entah kebetulan atau Aisyah baca post gue, gue juga gak tau. Tapi menurut insting gue dia membaca post gue.
Tapi jika misalnya Aisyah baca post gue, itu artinya dia akan baca post ini juga dan gue cuma mau bilang untukmu Aisyah.
“Jika kamu emang udah berpacaran dengan J maka gue ucapkan selamat untukmu Aisyah. Gue emang suka sama loe, tapi suka doang atau cinta gue juga gak tau? Gue sendiri juga bingung dengan perasaan gue.
Mungkin J emang cocok untukmu,dan gue ucapkan terima kasih karena engkau pernah menjadi sesuatu yang berharga untuk gue perjuangin.
Dulu gue sempat mempunyai perasaan lebih dari sekedar suka terhadapmu.
Tapi mungkin karena kasus pemblokiran itu perasaan gue menjadi berkurang (Baca : FIX AISYAH GUE BLOKIR) dan karena loe hanya men R chat gue juga mungkin juga menjadi salah satu factor penyebabnya gue gak galau saat loe menjadi pasangan J.
Gue gak pernah menyesal telah menyukai loe. Memberi hadiah ke loe, atau menghabiskan waktu chatingan dengan loe. Karena itu keputusan gue.
Mungkin alam semesta tidak menyetujui jika loe menjadi kekasih gue. But its ok. I am fine.
Thank you Aisyah. Semoga bahagia dengan J”
Ternyata gue perlu belajar lagi ke Ronald Frank (pakar cinta sekaligus guru gue). Gue dulu ahli dalam hal mendekati wanita tapi sekarang? Udah banyak pelajaran yang gue lupakan. Karena udah lama gue gak mendekati wanita.
“Oh iya, jika loe (Aisyah) baca post gue ini. Jangan merasa kasihan dengan gue, gue udah biasa kok jadi sans aja. Gue juga gak butuh kasihan dari loe.
Nikmatilah hidupmu, gue gak akan ganggu hubungan loe dengan J. Gue bukan orang seperti itu.”
Sepertinya alam semesta tidak merestui gue untuk sukses dengan Aisyah. Yasudahlah, gue terima. Gue menikmati hidup ini.
Gue selalu menerima keputusan alam semesta. Mungkin factor ini juga yang menyebabkan gue gak terlalu patah hati.
Dan dari sini gue sadar, ternyata emang gue hanya dianggap teman yang “asyik” oleh Aisyah. Yaudahlah, aku rapopo.
Ok lah, ini yang terakhir. “Thank you Aisyah telah menjadi seseorang yang membuat gue bergairah”
Ok, bye...



Belum ada tanggapan untuk "I AM LOSE"
Posting Komentar