YOU ARE EGOIS AISYAH


Friendzone mungkin adalah kata yang tepat untuk hubungan gue dan Aisyah. Di post ini PANTASKAH GUE UNTUK AISYAH??? gue pernah memprediksi kalau gue hanya dianggap teman oleh Aisyah dan prediksi gue bener coeg.

Ya, jujur gue gak tau friendzone itu seperti apa???

Karena gue belum pernah terjebak di zona pertemanan. Dan hubungan gue dengan Aisyah antara friendzone atau HTS. Tapi kalau gue mending HTS.

Tapi menurut artikel yang gue baca friendzone adalah ketika gebetan cuma maunya sebatas teman. Dan sepertinya Aisyah maunya itu.

Gue emang bakat sih untuk menjadi teman bukan sebagai pasangan.

And you know?

Sepertinya gue melakukan kesalahan, bukan sepertinya sih tapi emang udah salah. Kalau gak salah ya gak mungkin lah menjadi friendzone.

But you know, manusia adalah makhluk egois dan Aisyah mungkin juga termasuk salah satunya. Eh, gue juga egois sih. Wkwkwk…..

Bagaimana tidak?

Setelah 5 hari gak ngechat dia akhirnya gue ngechat dia dengan diawali mengkomen statusnya.

Ya emang bener dia ngebales dengan candaan khasnya, tapi setelah gue bales dia malah bilang gini “kamu udah gak enak diajak bercanda”.

Ya kan gue bingung, terus gue tanya dia alasannya apa?

Eh,,,dia malah jawab “terserah”. Kan anying? Kata sakralnya dikeluarin, jadi bingung gue nying.

Lalu gue tanya lagi biar jelas. Eh,,, dia malah ngeluarin kata sakralnya lagi, dia bilang “Gpp”. Bangsat, gue malah tambah bingung.

Ya, akhirnya gue pertegas sekali lagi. Gue bilang “kalau gue ada salah bilang, kalau loe gak bilang gue gak tau

Dan akhirnya dia bilang. Dia bilang kalau gue itu seperti menjauh dari dia. Dan gue jawab “oh..Ok I See

Jujur gue pengen bales, “Woy, anying. Gue suka sama loe bangsat tapi gue keduluan. Ya gue mending mundur teratur lah daripada nyakitin hati temen gue si J

Tapi niat an seperti itu gue urungkan. Yaudah akhirnya gue ngejelasin kalau gue sibuk. Kalau ini gue emang berkata jujur. Gue emang sibuk. Meskipun ada alasan yang lebih kuat tapi gue bilang sibuk aja biar dia gak canggung ama gue.

Dan pada akhirnya dia cuma jawab, “Oh…sibuk. Yaudah gak papa. Sans aja. Gak usah dipaksa

Ok fix, di sini lah gue baru paham kalau gue telah terjebak friendzone.

Untungnya dengan otak gue yang sengklek gue udah Move On. Coba kalau otak gue gak sengklek mungkin gue belum Move On? Dan mungkin gue bakalan melihat dia bahagia dengan J dan gue berkata “udah ya sabar aja, masih banyak cowok lain” saat Aisyah curhat ketika bertengkar dengan J.

No, gue gak mau menjadi orang seperti itu.

Kesalahan gue cuma 1, gue belum melangkah ke langkah selanjutnya. Apakah itu? Gue belum terlalu intens merayu dia, padahal jika hal itu gue lakukan. J bakal kalah sama gue, tapi mau gimana lagi? Nasi udah gue makan. Udah terlambat.

Gara-gara gengsi ini anying. Gengsi gue emang besar coeg. Wkwkwkwk….gebleg.

Tapi dari perkataan dia bilang begini “sepertinya kamu menjauh” di situ gue paham kalau dia ada rasa sama gue, meskipun sedikit. Dengan dia berkata begitu, gue menganalisis bahwa dia gak mau kehilangan “teman” yang asik seperti gue.

Ya emang begitu manusia. EGOIS.

Dia udah punya pacar, tapi dia gak mau kehilangan gue. Iya, dia emang gak tau kalau perasaan gue telah tersakiti.

Tapi yaudah lah, gue jadi paham kesalahan gue. Di wanita selanjutnya gue gak bakal ngulang kesalahan ini lagi.

Ok, bye…

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "YOU ARE EGOIS AISYAH"

Posting Komentar